Siau – Camat Siau Timur (Sitim), Riki Ronald Lumakeki, SE, terus melanjutkan program pelayanan pemerintahan bertajuk “Metiwo” atau berkantor langsung di kantor desa secara rutin. Program ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kecamatan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Siau Timur.
Setelah sebelumnya dilaksanakan di sejumlah desa dan kelurahan, belum lama ini Camat Sitim melanjutkan kegiatan “Metiwo” dengan berkantor langsung di Kantor Desa Kanang, Rabu (04/03/2026). Kehadiran Camat bersama jajaran pemerintah kecamatan tersebut disambut positif oleh pemerintah desa setempat.
Kapitalau (Kepala Desa) Kanang bersama perangkat desa menilai kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi juga datang dari Ketua MTK Kanang, A Malamtiga, yang menyampaikan penghargaan atas perhatian dan komitmen Camat Siau Timur terhadap jalannya pemerintahan desa.
Menurut Abner, kehadiran langsung Camat di desa bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan wujud kepedulian serta pengawasan yang konstruktif terhadap kinerja pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Memang sebagai pimpinan harus tetap memberi dorongan kepada yang dipimpin sekaligus memberi teladan. Bahkan ada staf yang ikut, sehingga tidak ada kesenjangan antara pemimpin dengan yang dipimpin,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Siau Timur Riki Ronald Lumakeki menegaskan bahwa program “Metiwo” akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh desa dan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Siau Timur.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut pemerintah kecamatan dapat melihat secara langsung kondisi pelayanan di desa, memperkuat komunikasi dengan perangkat desa, serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di lapangan.
Meski demikian, Lumakeki memastikan bahwa pelaksanaan program “Metiwo” tidak mengganggu aktivitas pelayanan di Kantor Kecamatan Siau Timur.
“Walaupun kami berkantor di desa melalui program Metiwo, aktivitas pelayanan di kantor kecamatan tetap berjalan normal. Kami memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya manusia yang ada di kecamatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tegasnya.(*)
Peliput : Anastasya








