STARO – Akses transportasi utama Kampung Bandil Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel) – Kampung Makoa, Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel), Kabupaten Kepulauan Sitaro, terputus akibat longsor yang dipicu banjir bandang beberapa waktu lalu. Longsor tersebut menutup badan jalan dan menghambat aktivitas serta mobilitas masyarakat.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menurunkan alat berat (latbert) untuk mempercepat proses pembersihan material longsor. Upaya ini turut diperkuat dengan keterlibatan personel Bakamla RI Zona Tengah bersama warga setempat.
Puluhan personel Bakamla RI Zona Tengah diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu kerja bakti pembersihan jalan, bahu-membahu bersama masyarakat Kampung Makoa.
Kepala Desa/Kapitalau Kampung Makoa, Husein Lerah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bakamla RI yang terlibat langsung di lapangan.
“Kami sangat bersukacita dan berterima kasih atas kehadiran Bakamla RI. Sudah hari ke-5 kami bersama masyarakat melakukan kerja bakti, dan bantuan dari Bakamla tentu sangat berarti,” ujar Husein Lerah.
Husein menjelaskan bahwa terdapat dua titik longsor di jalur utama Sawang–Makoa dengan volume material yang cukup besar. Kondisi ini membuat proses pembersihan membutuhkan tenaga tambahan, peralatan, serta waktu yang tidak singkat.
“Material longsor cukup banyak dan menutup badan jalan. Dengan adanya bantuan personel Bakamla, pekerjaan menjadi lebih ringan dan kami berharap akses jalan ini bisa segera terbuka kembali,” katanya.
Terputusnya akses jalan tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya distribusi bahan kebutuhan pokok, layanan darurat, serta mobilitas warga antarwilayah.
Kehadiran alat berat dari Pemkab Sitaro, ditambah dukungan personel Bakamla RI dan partisipasi aktif warga, diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses transportasi dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.
Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Kampung Makoa, Husein Lerah menyampaikan terima kasih kepada Bakamla RI atas kepedulian dan keterlibatan langsung dalam penanganan dampak bencana.
“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Kampung Makoa, kami menyampaikan terima kasih kepada Bakamla RI atas kepedulian dan keterlibatannya secara langsung di lapangan,” tutupnya.(Anastasya)








