SITARO – Kondisi terakhir pasca bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Untuk mempercepat penanganan pasca bencana, Polres Sitaro melaksanakan apel persiapan pembersihan lokasi dan pencarian korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sitaro, AKBP Iwan Permadi, sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi tahapan tanggap darurat pasca banjir bandang.
AKBP Iwan Permadi menyampaikan bahwa sebanyak 163 personel telah dikerahkan, yang terdiri dari jajaran Polres Sitaro serta personel Satbrimobda Polda Sulawesi Utara yang diturunkan khusus untuk mendukung kontingensi penanganan bencana.
“Personel yang ditugaskan berjumlah 163 orang, termasuk dari Satbrimobda Polda Sulut. Mereka akan difokuskan pada pembersihan material banjir serta pencarian korban yang masih belum ditemukan,” ujar AKBP Iwan Permadi.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan sesuai dengan waktu tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini bertujuan agar penanganan pasca bencana dapat berjalan terkoordinasi, efektif, dan tetap mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat.
Selain pencarian korban, personel gabungan juga akan membantu membersihkan fasilitas umum, akses jalan, serta permukiman warga yang terdampak banjir bandang. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di Pulau Siau.
Polres Sitaro mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta mendukung proses penanganan pasca bencana dengan mengikuti arahan petugas di lapangan.(*)








