Di tengah duka dan kesulitan yang masih dirasakan warga pascabencana banjir bandang, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada), Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, turun langsung meninjau lokasi terdampak serta kondisi para korban di Kabupaten Kepulauan Siau. Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.
Setibanya di Pulau Siau Sitaro, Sulut, Pangkoarmada disambut Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas bersama Forkopimda, kemudian meninjau sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan warga terdampak serta petugas di lapangan untuk mendengarkan langsung kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Pangkoarmada menyampaikan bahwa fokus utama Koarmada saat ini adalah membantu proses pemulihan pascabencana, khususnya terkait keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta dukungan terhadap pemerintah daerah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, baik dari sisi evakuasi, logistik, maupun pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Pangkoarmada menjelaskan bahwa TNI AL melalui Koarmada telah mengerahkan personel dan sarana pendukung untuk membantu penanganan bencana di wilayah Siau. Bantuan tersebut meliputi dukungan evakuasi warga, distribusi bantuan logistik, serta pendampingan kepada masyarakat yang terdampak secara langsung.
Selain itu, Koarmada juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait lainnya guna memastikan penanganan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat penting agar seluruh kebutuhan korban dapat terpenuhi secara optimal.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama semua pihak agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan efektif,” kata Hendrata.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir bandang menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur pendukung. Sejumlah warga terpaksa mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik seperti bahan makanan, air bersih, dan perlengkapan sehari-hari.
Hendrata menegaskan bahwa TNI AL akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan dukungan tambahan apabila dibutuhkan. Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk tetap siaga dan responsif terhadap kemungkinan dampak lanjutan, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah.
Di sela-sela kunjungannya, Pangkoarmada memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat Siau agar tetap kuat dan saling membantu dalam menghadapi masa sulit ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong dan menjaga kebersamaan demi mempercepat pemulihan pascabencana.
“Kami berharap masyarakat tetap tabah dan tidak kehilangan semangat. Pemerintah dan TNI akan terus hadir mendampingi hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.(Anastasya)








