SIAU – Masyarakat di sekitar Gunung Api Karangetang, Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Ketua Pos Gunung Api (PGA) Karangetang Siau, Yudia P Tatipang, menyampaikan bahwa potensi bahaya tersebut disebabkan oleh penumpukan material lava sebelumnya yang kondisinya masih belum stabil dan mudah runtuh.
“Guguran lava dan awan panas guguran dapat terjadi kapan saja, terutama karena material lava lama yang masih labil,” kata Yudia P Tatipang.
Ia menjelaskan, potensi guguran tersebut terutama mengarah ke sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya Gunung Karangetang. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di wilayah tersebut diminta untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang.
Yudia juga mengingatkan warga agar tidak beraktivitas di zona rawan bahaya, terutama di alur-alur sungai dan lembah yang berpotensi dilalui material guguran maupun awan panas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Pos PGA Karangetang dan instansi terkait, serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
PGA Karangetang terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gunung api. “Apabila ada perkembangan terbaru nanti akan disampaikan kepada masyarakat jika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik,” tutup dia.(*)
Peliput : Stenly Gaghunting








