Pengungsi Gunung Ruang Terima DTH di Rusunawa Sagerat

Pj Bupati Sitaro saat menyerahkan bantuan DTH dan juga buku tabungan serta ATM ke warga pengungsi erupsi Gunung Ruang. (Sumber : ANTARA/Stenly Gaghunting)
banner 468x60

BITUNG — Upaya pemulihan bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menyerahkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada para pengungsi yang sementara menempati Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Sagerat, Kota Bitung.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Penjabat Bupati Sitaro, Joi EB Oroh, kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Tagulandang. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 282 kepala keluarga menerima buku tabungan beserta kartu ATM sebagai sarana penyaluran bantuan.

Kegiatan penyaluran DTH ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sitaro, Kepala Pelaksana BPBD Sitaro, para kapitalau Kampung Pumpente dan Kampung Laingpatehi, perwakilan Bank BRI, unsur BNPB RI, serta para pengungsi erupsi Gunung Ruang.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Sitaro, Sonny Belseran, menjelaskan bahwa Dana Tunggu Hunian diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak dihuni akibat erupsi Gunung Ruang.

“Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme transfer dari BNPB ke Bank BRI. Selanjutnya BPBD memfasilitasi pembukaan rekening untuk masing-masing kepala keluarga sebelum buku tabungan dan kartu ATM diserahkan kepada penerima,” jelas Sonny.

Ia menambahkan, proses pendataan dilakukan secara ketat oleh BNPB dan BPBD agar bantuan hanya diterima oleh warga yang benar-benar memenuhi kriteria terdampak bencana. Menurutnya, tantangan utama dalam penyaluran DTH adalah waktu yang dibutuhkan untuk penerbitan rekening bagi seluruh kepala keluarga penerima manfaat.

Selain penyaluran bantuan, BPBD Sitaro juga terus mendorong upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana. Berbagai program mitigasi dijalankan, termasuk pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di sejumlah wilayah rawan.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan pelatihan agar masyarakat memahami langkah-langkah evakuasi mandiri sebelum bencana terjadi, sehingga risiko dapat ditekan,” tambah Sonny.

Sementara itu, Pj Bupati Sitaro, Joi EB Oroh, mengingatkan masyarakat agar menggunakan bantuan Dana Tunggu Hunian secara bijak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan pascabencana.

“Melalui BPBD, pemerintah daerah juga akan terus melakukan pendampingan, termasuk terkait pemanfaatan buku tabungan dan kartu ATM, agar bantuan yang diterima benar-benar digunakan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran,” ujar Oroh.(*)

Sumber : ANTARA/Stenly Gaghunting

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *