Siau, Sulawesi Utara — Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Siau untuk meninjau langsung kondisi terkini penanganan tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
Selain melakukan peninjauan lapangan, Pangkoarmada RI juga menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi yang terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Pangkoarmada RI didampingi Bupati Chyntia Inrid Kalangit dan Wabup Heronimus Makainas serta Forkopimda menyempatkan diri menjenguk salah satu korban selamat, Dea Pianaung (11), di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Siau Timur (Sitim). Dea menjadi perhatian khusus karena dalam peristiwa banjir bandang di Kelurahan Bahu Kecamatan Sitim tersebut ia kehilangan ayah, ibu, dan kakaknya sekaligus, meninggalkan duka mendalam bagi siapa pun yang mendengarnya.
Dengan penuh empati, jenderal bintang tiga itu berbincang langsung dengan Dea, memberikan dukungan moril dan semangat agar tetap kuat menghadapi cobaan berat di usianya yang masih sangat belia. Suasana haru pun tak terelakkan saat Pangkoarmada RI menyampaikan bahwa Dea tidak sendiri dan akan terus mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Pangkoarmada RI menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan hidup dan masa depan anak-anak korban bencana. Ia secara khusus menyarankan agar seluruh kebutuhan Dea, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pendampingan psikososial, dapat diperhatikan secara serius.
Bahkan, Pangkoarmada RI mengusulkan agar ada pejabat daerah yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi Dea, sehingga ia tetap mendapatkan kasih sayang, perhatian, serta perlindungan yang layak demi masa depannya.
“Anak-anak korban bencana, terlebih yang kehilangan orang tua, adalah tanggung jawab kita bersama. Negara harus hadir memastikan mereka tetap memiliki harapan dan masa depan,” ungkap Pangkoarmada RI.
Dalam kunjungannya, Pangkoarmada RI juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat dalam penanganan bencana banjir bandang di Pulau Siau. Ia berharap kerja sama tersebut terus terjaga hingga proses pemulihan pascabencana selesai.(Anastasya)








